Selamat Ulang Tahun #1 Gabriella Audrey Livina Purnomo

Posted: at 3:40 am - Category:

Kabar Gembira

03 April 2011 matahari juga belum menampakkan diri ketika istri membangunkan saya dari tidur lelap. Sebuah kabar gembira pun disampaikan bahwa hasil testpack menunjukkan tanda strip 2. Benar-benar sebuah kabar gembira setelah penantian panjang selama 5 tahun lebih. Pagi itupun kami bersemangat untuk pergi ke Rumah Sakit dan melakukan tes di laboratorium untuk memastikan. Terimakasih Tuhan atas anugerahMu yang telah kami nanti-nantikan ini.

Suami Siaga

Semenjak hari itu, saya pun menjadi suami siaga yang selalu mengantarkan istri ketika kontrol ke dokter kandungan. Tidak ada satupun hari dimana istri saya harus kontrol ke dokter dan saya tidak bisa mengantarkan. Sebuah pengalaman yang sangat menakjubkan ketika melihat perkembangan janin yang ada di kandungan istri saya. Setiap kali kontrol ke dokter dan istri saya di USG, rasa excited sekaligus deg-deg-an bercampur aduk.

The Birth Day

Senin, 7 November 2011 adalah hari di mana istri saya kontrol ke dokter seperti biasa. Namun pada hari itu, pesawat yang digunakan oleh dokter kandungan dari Jakarta mengalami delay dikarenakan cuaca sehingga jadwal periksa yang seharusnya jam 9 pagi diundur sampai siang. Dari pada menunggu, istri saya pun memutuskan mengikuti senam hamil untuk pertama kalinya dan saya kembali ke kantor. Semuanya sepertinya baik-baik saja saat itu. Siang, ketika dokter sudah datang, saya pun kembali ke rumah sakit untuk menemani istri saya kontrol. Hasil pemerikasaan awal menunjukkan bahwa tekanan darah istri ternyata tinggi sehingga harus istirahat di ruang sebelah untuk diobservasi. Setelah beberapa waktu menunggu, ternyata tekanan darah tidak turun-turun sehingga dokter menyarankan untuk opname.

Setelah mengurus adminitrasi untuk opname, akhirnya istri saya diobservasi kembali sebelum masuk ke bangsal. Saat observasi itulah saya mendapat informasi bahwa detak jantung bayi di kandungan istri melemah sementara tekanan darah istri juga masih tinggi. Perawat yang berjaga menyarankan untuk segera operasi dan saya pun menyetujuinya. Sore itu pun kurang lebih jam 5 diputuskan untuk operasi.

Suasana hati tidak karuan ketika menunggu proses operasi. Doa terus terucap agar operasi dapat berjalan dengan lancar dan baik istri maupun bayi yang dikandung selamat mengingat kondisi saat itu. Setelah sekian lama, panggilan untuk masuk ke ruang bedah datang dan ternyata dokter menginformasikan kalau ada mioma di kandungan istri saya dan harus diangkat. OK Dok. Saya pun menunggu di luar kembali sampai akhirnya panggilan untuk masuk datang lagi dan saat itulah suster membawa bayi kami dan menunjukkannya ke saya sementara istri masih diangkat mioma-nya di ruang operasi. Terimakasih Tuhan.

Satu Minggu Pertama

Setelah operasi selesai, ternyata kondisi tekanan darah istri saya belum stabil dan dokter menyarankan agar istri saya sementara dirawat di IMC dan tidak di bawa ke bangsal biasa. Benar-benar hari yang berat saat itu dan terasa lebih ringan ketika istri sudah diperbolehkan pindah ke bangsal biasa. Satu minggu pertama saya menemani istri yang mendapat perawatan intensif dan di kala ruang bayi dibuka untuk umum maka saya pun selalu ke sana untuk melihat bayi kami dan mengabadikannya. Cobaan ternyata masih belum selesai, bayi kami dinyatakan kuning dan harus disinar. Kabar inipun membuat tekanan darah istri saya menjadi tinggi kembali, terlebih karena obat-obatan yang diberikan ke istri menyebabkan istri tidak boleh memberikan ASI ke bayi kami. Kami harus kuat.

Gabriella Audrey Livina Purnomo

Waktu pun berlalu. Hari-hari kami pun ditemani oleh bayi yang kami beri nama Gabriella Audrey Livina Purnomo. Hari-hari yang meski melelahkan, namun membahagiakan. Senin, 07 November 2011 pukul 17:21 WIB kau hadir membawa kebahagiaan dan kini satu tahun sudah kamu menemani papa dan mama. Gabriella Audrey Livina Purnomo, selamat ulang tahun, semoga berkat Tuhan selalu menyertaimu. Jadilah anak yang baik, sehat, kuat, pintar, cerdas, berkarakter, taat pada orang tua, dan berguna bagi gereja, masyarakat serta bangsa dan negara. Semoga kau selalu dijauhkan dari segala bahaya, dari segala yang jahat dan dari segala penyakit. O, iya, semoga kelak kamu bisa seperti Marissa Mayer :D. Amin. GBU.